Popular Posts

Berita Terbaru

Minggu, 18 Juli 2010

Ratusan penderita tuberkulosa di Blora belum terobatI

Ratusan penderita tuberkulosa (TBC) di Kabupaten Blora, jawa Tengah, sampai saat ini belum terobati karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan penyakitnya ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Padahal mereka tinggal datang ke Puskesmas terdekat tanpa membayar pengobatan, termasuk obat-obatan yang mereka terima pun gratis,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora, melalui keterangan Kepala Bidang Pemeliharaan Kesehatan, Lilik Hernanto, Sabtu (10/7). Lilik menganjurkan masyarakat agar melakukan pengobatan secara kontinu selama 6-8 bulan.

Menyinggung angka penderita, dia menyebutkan, dalam kurun waktu setahun secara teori di Blora terdapat 850-900 penderita TBC paru berdasarkan prevalensi (kelaziman), yaitu 102/100.000 kali jumlah penduduk.

Tak pelak lagi, karena kesadaran masyarakat untuk berobat rendah, pihaknya kesulitan menemukan penderita TBC paru sehingga secara tidak langsung menghambat upaya pencegahan terhadap penyebaran penyakit itu.

“Setiap tahun baru sekitar 35 persen saja yang ditemukan, padahal targetnya minimal 70 persen dari asumsi jumlah penderita yang ada,” katanya.

Bahkan, katanya menambahkan, sebagian warga menganggap batuk-batuk sebagai hal yang biasa. “Itulah kenyataan yang terjadi di masyarakat. Kami akan menyosialisasikan pentingnya pengobatan TBC,” kata Lilik.

SUMBER : BKKBN ONLINE

0 comments:

Poskan Komentar

Berita Online

Portal Blora @2010. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright 2009 | Nurse | supported by XXX