Popular Posts

Berita Terbaru

Kamis, 02 September 2010

Pertamina Bayar Kompensasi Warga Kedungtuban

Kedungtuban-PT Pertamina EP Region Jawa Field Cepu membayar kompensasi kepada 10 warga Desa Tanjung, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah karena lahan mereka terkena imbas aktivitas pengeboran minyak.

Taufik Riyadi dari Bagian Hubungan Masyarakat PT Pertamina EP Region Jawa Field Cepu, Rabu mengatakan, pembayaran kompensiasi sudah dilakukan kepada 10 warga berdasarkan luas lahan dan tingkat kerugiannya.

"Total bantuan untuk kompensasi ini sebesar Rp85,8 juta," ujarnya seraya menyebutkan pembayaran dilakukan Selasa (31/8).

Dikatakannya, 10 warga yang menerima kompensasi tersebut adalah Kamari menerima Rp17,3 juta, Parsit Rp420 ribu, Mustajab Rp24,1 juta, Kaspandi Rp11,4 juta, Nurini Rp8,1 juta, Parji Rp3,1 juta, Sabar Rp7,5 juta, Kandar Rp8,4 juta, Purwanto Rp3,6 juta dan Juli Rp1,5 juta.

"Pertamina juga memberikan bantuan berupa tas sekolah kepada siswa di SD Negeri Bajo untuk 87 siswa, serta paket sembako kepada warga yang berhak menerima di Desa Bajo, Tanjung, dan Ngraho, masing-masing 150 paket. Ini bentuk kepeduliuan kami kepada warga," ujarnya.

Camat Kedungtuban Achmad Soewono, Rabu mengatakan, warga tersebut menerima bantuan karena terkena dampak pencemaran akibat aktivitas di sumur minyak tersebut.

"Sebelumnya, warga sempat protes terhadap limbah yang mencemari pemukiman mereka yang merembes ke tanah pertanian sehingga tanah tersebut tidak bisa ditanami," katanya.

Bahkan, kata dia, warga sempat menuntut beramai-ramai pengeboran tersebut dihentikan jika kompensasi kepada warga tidak diberikan DAN aksi tersebut juga didukung anggota DPRD setempat.

Menurut dia, proyek pengeboran di Desa Bajo, sempat menimbulkan polemik, karena warga tidak mendapatkan sosialisasi, apalagi beberapa waktu lalu pernah terjadi insiden kebocoran gas di lokasi tersebut.

"Meski berjalan dua jam, namun sempat membuat panik warga, yang selama ini belum mendapatkan sosialisasi menyelamatkan diri jika ada kecelakaan di lokasi pengeboran minyak, dengan pemberian kompensasi tersebut, diharapkan warga masyarakat sekitar bisa menerima keadaan dan pelan-pelan belajar memahami situasi atas kemungkinan yang tidak bisa diprediksi," ujarnya.

Sumber : Antara

0 comments:

Poskan Komentar

Berita Online

Copyright 2009 | Nurse | supported by XXX